Showing posts with label CERPEN RANTAU. Show all posts
Showing posts with label CERPEN RANTAU. Show all posts

Friday, 30 September 2011

IMAN YANG KUAT DAPAT MENENANGKAN KERESAHAN HATI

Dengan adanya iman di dalam hati dapat menemukan kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Tapi bukan sembarang iman yang mampu tetap berharap dalam kekurangan dan kelemahan. Di butuhkan kebesaran hati yang indah, untuk memaafkan kesalahan orang yang memperkayanya. 

Tapi bukan sembarang hati, yang mampu memaafkan orang yang di kasihi dan di sayangi yang berhianat dan melukainya. Dibutuhkan jiwa yang besar untuk menghormati seorang raja. Tapi tidak sembarang jiwa yang besar, yang dapat menemukan kebahagiaan dalam berlaku penuh kasih dan hormat kepada saudaranya yang miskin dan tak berdaya.
Tuhan kami Yang Maha Agung.

Indahkanlah hidup kami dengan harapan yang kau penuhi, damaikanlah hati kami dengan keluarga dan sahabat yang tulus dan setia, dan besarkanlah peran hidup kami dengan kemenangan untuk membesarkan hati dan kehidupan sesama.
Amin....!!!!!

Sunday, 28 August 2011

Perempuan papua suka memakai Noken

Perempuan papua suka  memakai tas. Termasuk mungkin ibu dan saudari perempuanmu. Tapi tahukah kamu kalau tas juga bisa menjadi simbol kehidupan yang baik, perdamaian, dan kesuburan? Perempuan Papua, yang memiliki tas tradisional bernama Noken yang merupakan perlambangan dari hal-hal di atas tadi.

 Noken adalah kantong atau tas yang dijalin dari kulit kayu. Biasanya tas ini digantung di kepala atau leher perempuan Papua untuk membawa hasil bumi, bahkan dulu nenek moyang menggendong bayinya mengunakan noken”

Hal lain yang menarik dari tas tradisional ini adalah perempuan Papua tidak semuanya mengerti cara membuatnya/,menjahitnya...sebab ada tingkatang kesulitangnya...walau kita telah beberapa hari melihat dan memperhatikan cara menjahitnya .

Berbagai suku di Papua dan Papua Barat menyebut noken dengan berbagai nama. Kayu yang digunakan sebagai bahan baku juga berbeda-beda..

Bisa dijumpai di kampung-kampung di papua  ada perempuan perempuan papua yang suka membuat noken. Sebagai kenang kenangan untuk saudara  yang akan pergi tinggal mereka di kampung halamanya....ataupun oleh oleh bagi mereka  yang datang mengunjungi kampung mereka”

Sunday, 14 August 2011

Ku yakin Tuhan sanggup menghapus tetesan air mata ini


Musim berlalu tinggalkan kesan
duka-cita melanda airmata menetes
itulah kehidupanku ditanah ini

Memang sedihku,kesedihan yang membisu
...hanya berharap agar pertolongan Tuhan
datang dalam doa Syukurku

Mungkin saja hari ini
banyak sudah air mata yang menetes
membasahi Tanah dan harapan ini....
Namun masih ada hari esok
matahari kan bersinar kembali

Ku yakin Tuhan sanggup menghapus tetesan air mata
dan  mengantikannya dengan suka-cita dalam hidupku.By.26

Monday, 6 June 2011

“MEMORY KOTA GUDEG TAK KAN KU LUPAKAN”

Lengkap sudah kebahagiaanku sebagai seorang insan yang penuh cita-cita karena telah lulus tanggal 17 april 2010 di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta (UNIVERSITAS MERCUBANA)  dan saat ini diriku telah bekerja untuk memenuhi kebutuhan keseharianku dan membantu meringgankan benban orang tua . Sebenarnya pekerjaan bagiku adalah sebatas pengabdian, pembetukan jati diri dan menambah pengalaman serta penerapan ilmu yang ku dapat. 

Ada dua kampus   yang telah ku lalui untuk menambah ilmu dan menjawab masa depan dan cinta citaku lebih jauh kedepan dalam sebuah kebahagiaan dan kedamaian abadi.  Kedua kampus tersebut sangat membantu  memaju wawasan dan gagasanku di setiap detik ,hari bahkan tahun, karena kedua persinggahan itu sangat ku sukai, sebab di tempat itu pernah menguras tanagaku bahkan kesedihan tertanam jelas di sana.  Awal ku lalui hidup sebagai mahasiswi di kampus UPN JOGJAKARTA tetapi ada sebuah tanda tanya yang hadir dalam diriku. Sehingga dengan segala pertimbangan dan renungan akhirnya ku memilih untuk pindah ke tempat tersinggahan keduaku di UNIVERSITAS MERCUBANA  JOGJAKARTA yang jauh dari keramaian kota. Selamat ku lalui hidup menyendiri ( jalan wates) seorang diri ada suka dan duka yang tak mungkin kulupakan.

Memory kota Gudeg Jogjakarta  tak akan ku lupa dalam hidupku sewaktu tinggal seorang diri di sana dan lalui hidup sebagai mahasiswi. Sebab ilmu yang kudapat sangat membantuku dalam mennyelesaikan tugasku di tempat kerjaku. Ada sebuah cerita sewaktu tinggal di kesunyinyan jalan wates ,dalam hidup memang terbukti dikala kita sedang berbahagia dan mengalami kesusahan, itu yang kurasakan.  Sebenarnya hutan belantara merupakan sesuatu yang sudah akrab dengan diriku semenjak kecil, tapi tinggal dan tidur layaknya Orang Rimba adalah hal baru yang unik bagiku(menyediri).  Masyarakat di jalan wates begitu bersahabat dan menyatu dengan alam walaupun hutan tak seluas negeriku papua. Masyarakat di sekitar jalan wates melakukan aktifitas menurut pandangan kita adalah hal yang gampan.tetapi ku lihat rumit dan sulit, sebab mereka bekerja untuk mempertahankan kehidupan yang amat sulit ini deangan berbagai cara !!!!

AKhir kata
Aku bukanlah individu yang idealis dengan teori hidup yang sudah tertulis mantap di kertas putih, namun sedikit telah ku coretan di atas kertas  tersebut.  Aku bukan pula manusia yang mampu mengubah negeriku dalam sekejap . ku sadari ilmu bisa didapat dimana saja bahkan anak kecil sekalipun. Semoga kisah ku di kota Gudeg jogjakarta menjadi sepenggal cerita bagi kawan kawan sekalian.

Tuesday, 14 December 2010

KISAH JALAN WATES JOGJA,

Minggu sore sekedar mengisi waktu libur kami pergi ke jalan wates, tepat kampus mercubuana jogjakarta. Di sana ada banyak hal yang kami temukan, memulai dari tempat awal (babasari) sampai tempat tujuan kami jalan wates. Ada hal menarik yang saya ingin ceritakan di dalam KISAH JALAN WATES. Ketika proses perjalan itu kami lalui, ada beberapa hal yang menjadi penhalan mulai dari cuaca yang tidak bersahabat,angkutan yang tak kunjun lewat dan rasa lemas karna belum makan.
Baru saja kami ingin pergi, rasa jenuh mulai terasakan dengan angkutan perkotaan yang ingin kami tumpangi tak kunjun datang, sebab sudah beberapa jam yang kami menunggu angkutan pariwisata pranbanan yang arah ke mirota kampus. Karna angkutan itu tidak lewat” maka kami memutuskan untuk berjalan beberapa meter dari arah babasari ke janti, supaya kami bisa tumpanggi angkutan bis jalur 7 yang punya rute perjalana lewati tempat tujuan kami ( mirota kampus ). Sesampainya kami di janti sudah ada jalur 7 yang lagi parkir” syukur dan amat bersyukur niat kami untuk pergi tidak di halanggi.
Sewaktu kami di dalam bis jalur 7 ada teman yang merasakan giginya sakit” tapi dia tetap bersemangat untuk pergi bersama sama kami. Bebara menit berselam” kami tiba di mirota kampus untuk melangjutkan perjalan kami dengan mengantikan bis jalur 15 yang ke arah pasar gamping. Ceria ,tertawa,bercanda tak terasa kamipun tiba di pasar gamping” tapi kami tidak langsung tumpanggi bis yang ke arah jalan wates” kami berhengti sebentar untuk membelikan obat chataflan di apotik yang berada di sekitar pasar gamping. Setelah keluar dari opotik” kami melangjutkan perjalan dengan bis yang ke arah kampus mercubuana” setibanya kami di depan kampus mercubuana ada teman yang teriak….akhirnya ku sampai di kampus mercubuana…..senangnya hatiku…bisa melihat dan rasakan betapa sulitnya kakaku menjalankan aktifitas di tempat yang jauh dari pusat kota Jogjakarta. Di kampus mercuana ada teman kami yang baru saja menyelesaikan studynya beberapa bulan yang lalu” terlihat di wajahnya merendup kekelihasan akan kisah hidupnya yang pernah ia lalui di jalan wates. Sedih rasanya ia membayangkan suka duka bersama sama teman temannya di bangku perkuliahan ketika itu.
Cuaca di jalan wates sore itu kurang bersahabat, dingin dan sedikit di lada grimis. Tapi kami tetap melakukan aktifitas foto,cerita sambil menggelilingi kampus, melihat sawah yang melengtang luas, dan bercanda dengan satpan yang lagi bertugas sore itu. Karna hari mulai gelap” kamippun kembali untuk menunggu bis” tapi ketika kami menunggu bis beberapa menit “ diriku mulai merasakan lapar, namun berdekatan dengan tempat yang kami berada ada sebuah burjo “ ahhhhhhhhhhh dari pada lambun pedih, diriku belikan teh hangat untuk menahan rasa lapar. Sudah 30 menit bis tak kungjung lewat” temanku menawarkan untuk mengikuti kendaraan apa saja yang lewat itu kita tumpanggi” tapi karna hari sudah malam ada teman yang berinisiatif untuk menghubunggi tekxi yang datang menjemput kami,tapi dari beberapa operator takxi yang di hubunggi,katanya tidak bisa datang jemput” sudah kami tetap menunggu” tiba tiba terlihat sebuah takxi yang sedang melewati” diriku menstopkannya untuk ikut ke arah wirabrajan,biar di sana kami bisa mudah mengikuti trans jogja.ketika kami tiba di wirabrajan dan menuju halte trans jogja dan satu yunit trans jogja yang akan keluar dari halte tersebut. Karna melihat bis transnya telah jalan,diriku bertanya sama mas yang ada dalam halte tersebut” mas ada lagi’ katanya ada tapi lama.
Karna kami tidak mau menunggu trans jogja yang datang berikutnya di halte wirabrajan” maka kami bersepakat untuk tumpanggi bejak ke arah malioboro” yang lebih unik dalam cerita bejak kali ini, diriku di suruh pangku kaki karna kami bertiga dalam satu bejak….gila benar….kisah yang pertama aku rasakan” pangku kaki di dalam bejak” sesampainya kami di BNI MALIOBORO…kami langsung foto-foto karna suasana di malioboro sangat indah”. Setelah beraktifitas di malioboro kami ke halte trans jogja yang berdekatan dengan bengteng” ketika baswe jalur 1A datang kamipun ikut untuk kembali ke janti dan berpisah di sana. Ada teman yang ke babasari,ada teman yang ke akakom,ada teman yang ke timoho. Akhirkata setiap aktifitas yang di lakukan adalah misteri hidup yang harus di kenan saat ini,esok dan seterusnya.

Saturday, 13 November 2010

SATU TOPIK MENGHADIRKAN 1.000 KATA

Sejak ku duduk di bangku SMP ku sering bercerita di atas kertas putih tetantang kejadian-kejadian yang ku lalui. Walau kelihatannya lucu karena tulisan ku saat itu agak kurang bagus tapitak di sangaka sampai sekarang masih bisa di baca. Segalah kejadian demi kejadian yang ku lalui saat itu. Sampai SMP kelas tiga ada kejadian yang belum pernah ku alami selama itu saat ade tersayang jatuh dari pohon rambutan dan akhirnya dia harus meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Dari situ banyak cerita yang ingin ku curahkan di buku deary ku. Saat ku masuk SMA ku mulai sering banyak curahkan perasan ku di buku deary ku. Waktu terus berputar tahun pun berganti tahun ku melewati begitu banyak cerita di masah remaja ku. Di saat ku mengenal yang namanya sebuah pacaran,masa puber itu bergejolak dalam hatiku untuk inginkan seorang pacar. Saat remaja yang penuh tawa,canda dan ada pula persilisian di antara sesama teman di sekolah. Tapi semua permasalahan itu dapat segerah di atasi dan kami dapat melakukan aktifitas dengan baik.

Tahun 2004 itu saatnya perpisahan bagi kami siswa dan siswi SMU N.1 Teminabuan. Saat itu kita menentukan di mana letak bakat dan cita-cita kami yang selama ini kami impikan. Kami pun terpisah aku menju kota Jogja untuk meraih gelar sarjana itu. Saat ku berada di kota Jogja tak perna putus-putusnya ku selalu menceritakan apa saja kejadian-kejadian yang ku lewati semenjak tiba dan bermukim di kota Jogja ini. Kertas putih yang terselip dalam buku agenda ku selalu ku coret-coret dengan cerita-cerita yang berisikan suka dan duka hidup di tanah rantau. Dan saat ini ku mulai bercerita di Blog,Wopres,Webs,My Opera,My space,Twiter,Facebook,Friendster dan Multy Play. Yang ku inginkan yaitu "SATU TOPIK MENGHADIRKAN 1.000 KATA".

Pertanyaan ku apakah dari sekian banyak wanita papua dapat bercerita tentang 1000 kata dalam satu topik dan di tulis dalam sebuah lembar kertas. Dan menghasilakan sebuah cerita yang unik,dan dapat membangkitkan banyak pembaca yang menghasilkan inspirasi-inspirasi yang membuat setiap orang ternga-nga,setelah inspirasi itu di apresiasikan dalam suatu public. Ku ingin kami sebagai wanita papua harus mampu publikasilan diri secara positif dengan halahal yang posistif. Bukan kita harus duduk dari pagi sampai malam hanya untuk mengamati wajah kita apakah saya cantik atau tidak. Bukan kita duduk dari pagi sampai malam hanya untuk menceritakan dan menjelek-jelekan wanita papua yang lain. Tapi bagaimana kita merangkul mereka dan ajak melakukan hal-hal yang posisif dan dapat berguna dalam meraih cita-cita kalian di tanah rantau ini.

Jangan kalian berpikir kalau aku terlalu berlebihan dalam mengapresiasikan diri. Tapi mari kami bersamama-sama melakah maju dan meraih apa yang baru. Jangan perna ada di pikiran kalian bahwa aku sombong,ku mohon saudara ku mari kami belajar bersama. Kami semua di lahirkan dan di besarkan oleh didikan orang tua,guru,dan dosen. Kita semua telah didik dan memiliki pendidikan masing-masing. Jadi bagaimana pendidikan yang kita milki dapat kita kembangkan. Ibarat sebuah tanaman bagaimana dia bisa bertumbuh dan menghasilkan buah yang baik kalau tidak di rawat dan sering di beri pupuk. Begitu pula Parang yang tumpul bagaimana bisa tajam kalau tidak sering di asah. Begitu pun kami pendidikan yang sudah ada bagaimana kita dapat kembagkan dia. Bukan hanya kita duduk manis dan berbangga diri kalau bisa dapat mengatasi dan melakukan hal-hal itu.Sedangkan fakta dan kenyataan yang ada tidak sejalan dengan ucapan yang di lontarkan dari mulut.

Semoga "SATU TOPIK DAPAT MEGHADIRKAN 1000 KATA" dan ingat Selalu tersenyum dalam menghadapi persoalan walau itu sulit kamu pasi bisa lewatinya dengan baik.

Friday, 12 November 2010

KENYATAAN UNIK DI TANAH RANTAU

Saat ku mengenal mu ku kira kamu itu baik,tapi lama nian ku mengenal mu ternyata jauh sekali dari apa yang ku banyangkan selama ini. Ku hargai apa saja yang menjadi keputusan mu, ku hanya ingin melihat kalian tersenyum. Tapi apa mau dikata semua tak sejalan dengan harapan ku. Selama kutinggal dan bermukim di Kost yang ada di Kota Jogja ini, baru kali ini hidup dan tiggal berbaur dengan saudara-saudara sesama orang papua. Tapi sayangnya jauh sekali dari kenyataan yang ku alami saat ini.Cuma karena kesala pahaman akhirnya senyum yang selalu hadir di antara kami semua yang ada cuma kebencian.Ku ingin kita bersatu dan bangkit melawan tantangan kehidupan RANTAU ini. Ku ingin kita bersama-sama melangkah dan berpikir untuk menghadirkan banyak inspirasi yang membagkitkan semangat kita untuk melangkah ke depan dan mencapai cita-cita kit masing-masing. Sayangnya mereka anggap semua itu sebagai bumerang yang menghalangi langkah mereka. Saat ini ku ingin berbagi walau itu sulit tapi sama-sama kita melangkah pasti semua bisa.

Hai sahabat,kawan,saudara ku tersayang maafkan ku kalau mungkin ada kata-kata ku yang salah. Aku cuma bisa bilang maaf,tak baik kita tinggal di satu atap tapi ada tembok yang memisahkan kami.Jangan pernah ada kebencian di antara kita,hai saudara ku walau kita tak sedara tapi HITAM KULIT KERITING RAMBUT itulah kami PAPUA.Hanya ketulusan hati yang ku butuhkan saat ini agar kita tak saling membenci. Bagaimana Papua mau maju kalau kita orang papua saling membenci satu sama lain. Entah mengapa tadi saat kejadian itu ku hanya bisa berkata pa salah ku sampai kalian kesal dan mara-marah. Tapi biar lah sudah, saat inihati ku mulai lega kerena ku tak memendam permasalahan ini sendiri tapi ada 3 (tiga) orang yang sudah ku telpon dan cerita permasalahan ini. Tanggapan mereka hadapi dengan kepela dingin dan tetap selalu tersenyum walau itu sakit.

Semua yang sudah mereka lakukan dan yang saat ini ku rasa,biarlah berlalu dan berakhir di malam ini. Semoga ini merupakan suatu pelajaran dan cerita unik yang belum pernah ku temukan di tanah rantau ini. Saat-saat seperti ini ku jadi ingat dengan sahabat-sahabat terbaik ku yang pernah ku temui de sudut kesepian di Jalan Wates,ku ingin kembali berkumpul dengan mereka,ku ingin berbagi suka dan duka ini bersama mereka, kawan ku kapan saat-saat indah itu terulang lagi. Kebersamaan tanpa membedakan ras,agama, maupun budaya, ku bangga memiliki kalian sahabat ku. Ku yakin untuk menemukan sahabat seperti kalaian semua itusangat mustahil.Semoga persahabatan kita abadi,maju terus kawan ku semoga apa yang kalian impikan saat ini akan tercapai nantinya.

Harapan ku hadapi semua masalah dengan senyuman yang abadi itu.

Wednesday, 10 November 2010

KISAH JALAN WATES JOGJA

Engkau sangat Berarti untukku.... Suka dan Duka Kita Lalui Bersama....
Kesedihanku Kau Rasakan...Tanpa Kalian aku Merasa keSepian .......
semenjak kita lulus kalian tak lagi bersamaku

Tapi kalian masih ku ingat di tempat yang pernah kita janjikan.....
karna ku ingin kita bertemu kembali"...

Harapan terbesar" ketika kalian mengingatku...itu sudah membuatku tersenyum
rasa ingin memulainya kembali kisah rantau di kota Jogjakarta bersama kalian,
bercanda dan Belajar bersama"

semua kenangan itu sangat berarti dan Tak bisa aku lupakan...
Namun Waktu terus berjalan sehingga kitapun harus mengikutinya...

Perpisahan kita... Menujukan arah kemana masa depan kita nantinya....
Entah lah semua memang sudah ada yang mengaturnya.
kita hanya bisa berusaha untuk menjadi yang lebih baik.



Monday, 8 November 2010

Dalam Diam Ku

Dari sudut kesepian di kota ini ku hanya bisa menatap jauh ke sana dan yang ku lihat berbagai becana alam yang silih berganti,Entah itu banjir dan tanah longsor di Wasior Papua Barat, Gempa dan Tsunami di Mentawai dan kini Merapi Meletus dan berkecamuk di Jogja. Banyak Korban yang berjatuhan dari bencana-bencana Alam yang datang tak di duga. Apa daya ku aku sebagai anak rantau yang menuntut ilmu di negeri orang,tak ada Ayah dan Ibu maupun Keluarga ku yang senantiasa mendampingi ku. Ku tak mampu untuk mengindar dari semua cobaan yang Tuha berikan ini,kini ku hanya pasrah semoga bencana ini segerah berakhir di Negara ini. Saat ini ke berada di Kota Jogja dan ku alami saat Merapi mengeluarkan debu Vulkaniknya yang menyelimuti seluruh kota Jogja ini. Ku hanya bisa lewati semua ini dengan senyum. Karena kalau ku panik itu akan buat ku terpojok dalam situasi yang tak di inginkan nantinya.

Dalam diam ku, ku panjatkan Doa dalam hati ku yang paling dalam semoga Tuhan pulihkan semua bencana Alam ini. Dan di saat ini ku rasakan kehadiran Mu Bapa ku ingin Engkau mengubah hidup ku menjadi berarti. Entah mengapa alam ini begejolak apa karna umat-umat ciptaan mu ini sudah sangat jauh dari Mu...??
Ku ingin dengan Firman Mu mengubah hidup kami menjadi Baru untuk selamanya,dan semoga bencana alam ini merupakan suatu teguran agar kita manusia selalu mendekatkan diri kepada Mu Tuhan.

Sengsaraku Engkau yang menghiburKu, air mata ku kau tampung dalam kirbat ya Tuhan kau tauh hati ku yang hancur namun ku percaya.Ku yakin Allah di pihak ku rencana Mu Tuhan tak mampu ku pahami hanya ku bisa lewati semua itu.Aku butuh Engkau Tuhan ku,tak mampu ku lewati cobaan ini sendiri. Ku tak mau jalan di tanah yang gersang ku ingin pijakkan kaki ku di tanah yang di penuhi susu dan madu,hanya Engakau yang ku rindu jamahlah aku Tuhan. Kami manusia bisa merencanakan sesutu tapi Tuhan Engkau yang menentukan apakah rencana yang kami buat ini sudah betul atau tidak.Ku mohon petunjuk Mu Tuhan Ku Yesus.

Thursday, 28 October 2010

DENGAN BEKAL KEBERANIAN, KU LEWATI LAUTAN UNTUK MENUNTUT ILMU DI KOTA YOGYAKARTA

Tepat pada tanggal 24 agustus 2004 ku pijakan kaki ku di kota Jogja. Sebelum sampai di kota Jogja, sebelumnya berada di kota Surabaya pada tanggal 23 agustus 2004 tepat di pelabuhan tanjung perak Surabaya dengan kapal Dobonsolo dari kota Sorong kami berlayar mengintari pulau Ambon-Makasar-Kupang dan berakhir di Surabaya.
Hanya dengan bekal keberanian ku untuk menuntut ilmu ku sampai di kota Jogja. Hanya untuk menuntut ilmu di negri orang ku rela meninggalkan semua kenangan,teman,sahabat,maupun keluarga ku yang tersayang.

Universitas Mercu Buana Yogyakarata yaitu salah satu kampus yang berada di pinggiran kota Jogja tepat di Jl.Wates km.10 Sedayu Bantul Sleman yogyakarta. Di sanalah tempat menuntut ilmu di fakultas Ekonomi dan Jurusan Manajemen Kosentrasi Pemasaran. Dan disana pulah tempat tinggal ku di sebuah kost putri yaitu Kost Manggala 3 (Kost M3).
Awalnya ku ragu dapat menjalani kuliah di kampus ini sekaligus fakultas dan jurusan yang sudah ku ambil ini. Dan samping semua itu ku harus bisa bersaing dengan mahasiswa yang lain dari berbagai penjuru nusantara. Di kampus ini aku ada salah satu wanita asli Papua yang pertama dan satu-satunya berada dan bersaing dengan mahasiswa yang lain,ada beberapa anak-anak Asli Papua tapi semunya Cowok dan ada juga tapi mereka bukan asli dari Papua mereka cuma lahir dan besar di Papua saja.


Ku bersyukur karena ku bisa beradaptasi dan bergaul secepat mungkin dengan mahasiswa yang bukan satu daerah bersama ku. Hanya ada satu tekat yaitu : AKU PASTI BISA...!!!! MEREKA BISA KENAPA KU TAK BISA..??? TAPI KU YAKIN BAHWA AKU BISA MELAKUAKAN APA YANG MEREKA LAKUKAN DAN APA YANG BELUM PERNAH ORANG LAIN MELAKUKANNYA.
Hanya dengan belajar-belajar dan belajar ku dapat melewati semua tantangan demi tantangan.

Pada tahun 2006 tanggal 27 mei saat itu Gempa 6,7SR menguncang kota Jogja dan sekitarnya. Dan saat itu banyak korban,tapi aku bersama teman-teman kost ku selamat dari bencana alam itu. Hanya Puji dan Syukur ku panjatkan kepada Tuhan Yesus ku. Yang senantiasan melindungi ku dari bahaya maut itu. Sampai saat ini rasa trauma itu masi ada pada kami semua yang saat itu mengalami bencana alam yang datang tiba-tiba di jam 6 pagi itu.

Dan tak di sangkah tahun berganti tahun banyak tantangan itu datang menghampiri ku di tanah rantau ini, ku dapat melewati semua itu dengan rasa syukur pada sang Pencipta dan semua itu terbayar sudah pada Hari Sabtu,17 April 2010 ku bisa meraih gelar sarjana itu.Dengan senyum terharu ku mengikuti acara itu dari awal sampai saat nama ku di panggil untuk maju di berikan Ijaza dan di teguhkan oleh Dekan fakultas sekalian dosen Pembimbing skripsi ku Pak Raswan. Air mata tak dapat ku tahan karna melihat mama ku yang hadir menyaksikan wisudah ku itu. Hanya dalam hati ku berkata "MAMA AKU BISA".
Dan sebelum itu ku mengikuti ujian Skripsi hari Jumat,05 Maret 2010 dan Yudisium tanggal 08 maret 2010.

Ku hanya bisa berdoa dan banyak mengucap syukur dan membilang banyak terimakasi untuk Tuhan ku Yesus Kristus yang sudah menjadi teman,sahabat,dan keluarga ku di Negri Orang ini. Begitu pun Papa & Mama beserta Adik2 ke tersayang,Kalvin (alm), Lia, Rio,Epen,Alusius dan si kembar Oliver & Olivins, tak lupa juga Bapa Doter & Mama Dokter yang sudah awasi langkah ku di kota gudeg ini,dan untuk Bapa Alex dan Mama Mambor yang sudah banyak bantu ku dalam menyelesaikan studi di kota gudeg ini.
Semoga Tuhan beri Umur yang panjang agar ku dapat membalas semua kebaikan yang di berikan oleh keluarga ku ini. AMIN.....!!!!

Friday, 16 July 2010

Cerita KU Tentang Tanah KU

Papua..........??
Semua pasti tau kalau Papua letaknya di bagian timur negara Indonesia"
Dia yang pertama kali Melihat fajar terbit di Pagi hari dan Dia pulah yang pertama melihat fajar Menyingsing di Soreh hari. Entah mengapa rasa hati ini memandang ke Ufuk timur dengan rasa galau yang timbul dari setiap anak" Papua. Apa, mengapa, kenapa, bagaimana dan siapa yang akan merubah nasib dari anak" Papua ini kalau bukan kami anak" Papua sendiri.
Papua terkenal dengan hasil alam yang begitu melimpah bukan hanya di satu daerah saja tapi seluruh tanah Papua berselimut dengan kekayaan. Tapi sayangnya mereka tidak menikmati apa yang ada di tanahnya.
Semua kekyaannya di rampas oleh orang" yang tidak ber tanggung jawab.









Keriting rambut aku tetap Papua


Keterbatasanku...bukan ..karna..ku tak mampu...namun...kehidupku...berada..dalam kebohongan penjajahan yang tak mau berbagi. 



Bukan....krna takmampu..untuk memiliki sehelai  baju atau celana...tapi karna kekayaanku...di rampas oleh..orang yang  tak memiliki hati


Selama orang Papua itu ada, idealisme Papua
merdeka  tidak akan pernah mati, sampai kapanpun .Orang Papua tetap menuntut  merdeka. sebagai idealisme, secara terus menerus diperjuangkan  haknya"


Generasi muda...jangan biarkan  diriku.....DAPUR....bagi PENJAJAHAN?





Negeri ku negri Cendrawasih betapa indahnya kamu bilah di pandang"





Aku sebagai anak papua ku tak sanggup melihat apa yang di lakukan oleh si penjajah ku ingin bebas terbang kemana saja aku mau aku ingin menelusuri setiap sudut dari kota ini. Walaupun sangkar ku terbuat dari emas sekalipun aku tak dapat tidur dengan nyenyak karena hati ku hancur melihat kamu merampas semua milik ku wahai kamu penjajah enyahlah kamu jangan ganggu hidup ku aku ingin menyendiri di tanah ku sendiri tanah Papua"






 



GBU for all People West Papua___tetap semangat TUHAN BESERTA KALIAN SEMUA.....AMIN.......!!!!!!



                                                                                        By.Mey.M

Monday, 1 March 2010

Hidup yang paling gigih

Hidup yang paling gigih dan mendesak Pertanyaannya adalah: Apa yang kamu lakukan untuk orang lain? "Ini kutipan yang dibuat terkenal oleh Dr Martin Luther King Jr pemogokan di jantung apa artinya menjadi peserta yang sadar dalam setiap masyarakat. Pada tingkat internasional ini minggu, orang yang menggabungkan kekuatan untuk menyembuhkan Haiti. Bersama-sama, kami membuktikan bahwa kami ditransfer untuk membantu.

Pada hari Senin, kantor kericau akan ditutup untuk Martin Luther King Jr Day. Orang di seluruh Amerika Serikat didesak untuk menghormati Dr King's warisan dengan membuat liburan ini hari nasional pelayanan. Corporation for Pelayanan Masyarakat Nasional telah mendirikan sebuah situs web untuk membantu kami menemukan kesempatan sukarelawan di komunitas lokal kami.

Orang-orang di belakang @ ServeDotGov kericau account dan situs serve.gov ingin mendengar tentang usaha Anda. Jika Anda menemukan sukarelawan kesempatan yang menarik bagi Anda, go for it! Menciak tentang pengalaman Anda saat Anda belajar tentang cara-cara yang berbeda untuk terlibat, sukarelawan di lingkungan Anda

Monday, 22 February 2010

Aku Papua Keriting Rambut Ku Hitam Kulit Ku

Kabupaten Sorong Selatan merupakan salah satu kabupaten yang dimekarkan pada tahun 2002. sebelumnya kabupaten ini masih merupakan bagian dari kabupaten sorong. Hingga saat ini pembangunan terus digalakan baik itu disektor pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

kabupaten ini juga terkenal dengan kekayaan alamnya baik itu diatas permukaan tanah maupun didalam perut bumi. kekayaan diatas permukaan tanah mencakup hasil hutan berupa kayu merbau dan keragaman flora maupun fauna sebagai sumber plasma nutfah.

Kekayaan minyak dan gas bumi serta bahan tambang juga merupakan bagian dari kabupaten ini. berdasarkan hasil survey tim peneliti Unipa tahun 2006 dilaporkan bahwa terdapat batu bara yang tersedia di wilayah kabupaten ini tepatnya di distrik Aifat timur. dan selain batu bara terdapat juga kandungan emas dan gas bumi yang hnigga saat ini berlum terjamah.

Dengan jumlah kekayaan alam yang melimpah maka perlu adanya perhatian khusus dari pihak pemerintah tentang metode pendekatan yang perlu dilakukan guna pengelolaannya dan diharapkan dapat lebih memacu percepatan pembangunan kabupaten sorong selatan

Salah satu kekayaan alam yang tak akan pernah habis adalah sungai kamundan. sungai kamundan merupakan sungai terpanjang di kabupaten Sorong Selatan. sungai ini bermuara di disitrik Kais, dan sungai ini juga merupakan salah satu sumber mata pencaharian masyarakat setempat. hingga saat ini belum ada rencana konservasi untuk daerah aliran sungai tersebut sehingga sungai ini berpotensi mengalami kerusakan terutama akibat penebangan liar (ilegal logging) oleh ilegal loggers.

Kumpulan Gambar Pemandangan di Teminabuan Sorong Selatan Papua Barat

 Gambar-gambar di Sorong Selatan Jembatan di Wersar Mangrove Seribau Pelabuhan Wersimar Mangrove Seribau Mangrove Seribau Gereja Alfa Wersar...